BIARKAN TANPA JUDUL

April 29, 2010 pukul 5:41 am | Ditulis dalam warna-warni | Tinggalkan komentar

Mungkin jiwa ini pun ingin meronta

Saat embun tak lagi dingin menusuk tulang

Dan kerinduanku pada fajar semakin membara

Raga ini terasa begitu rapuh

Ketika godam menghantam asa

Di otakku hanya muncul satu tanya

“Apakah aku harus tetap melangkah?”

Sementara air mata telah mengering

Padahal dia lah sahabatku yang paling setia disampingku

Kicauan merdunya pun tak lagi kudengar

Padahal dia lah yang selalu membangunkanku dari khayalan

Sebenarnya aku yang menjauhi dunia

ataukah dunia yang jera bersahabat denganku

Malang, 9 November 2009

10.24 am

Revy Krisna

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: